Bismillãh
Pengertian Aqidah Islam
Segala puji bagi Allah Ta'ala dan shalawat serta salam dikirimkan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.
Telah disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam:
مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
Barangsiapa yang Allah inginkan baginya kebaikan maka Dia akan memahamkannya agama ini.
[HR Al Bukhari 71 dan Muslim 1037].
Dan tafaqquh fiddin (memahami agama) yang paling agung adalah memahami aqidah islam, sehingga salaf shalih menamai pelajaran aqidah dengan al fiqh al akbar sebagaimana imam abu hanifah rahimahullah.
Aqidah secara bahasa adalah ikatan yang kuat. Maka dari itu, sering kita dengar istilah akad nikah, akad jual beli, dan akad lainnya yang menunjukkan ikatan yang sangat kuat.
Aqidah secara istilah adalah ada dua macam
1. Aqidah secara umum yang mencakup aqidah islam dan aqidah kekafiran
2. Aqidah secara khusus yang hanya menjelaskan tentang aqidah islam saja
Aqidah secara khusus mencakup
1. Mentauhidkan Allah Ta'ala dalam menciptakan, mengatur, dan apa saja yang Dia kerjakan yang tidak ada yang menyamaiNya.
2. MentauhidkanNya dalam menyembah hanya kepadaNya.
3. MentauhidkanNya dalam nama-nama dan sifat-sifatNya yang Dia dan RasulNya shallallahu 'alaihi wasallam telah sebutkan.
4. Beriman terhadap malaikat-malaikatNya.
5. Beriman terhadap kitab-kitabNya.
6. Beriman terhadap rasul-rasulNya.
7. Beriman terhadap hari setelah kematian, dari fitnah kubur, nikmat dan adzab kubur, hari kebangkitan, padang mahsyar, timbangan, hisab, haudh, jembatan, neraka, surga, dan beriman terhadap apa saja yang disebutkan oleh Allah dan rasulNya tentang hari kiamat.
8. Beriman terhadap takdir.
9. Iman kadang bertambah dan kadang berkurang, bertambah ketika melakukan ketaatan, dan berkurang ketika melakukan dosa.
10. Mencintai para sahabat radhiyallahu 'anhum.
11. Cakupan aqidah lainnya yang masih banyak.
Wallõhu a'lam
✒ Sayyid Syadly Lc