Tampilkan postingan dengan label Konsultasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsultasi. Tampilkan semua postingan

Mengorganisir Waktu Untuk Ibadah



Mengorganisir Waktu Untuk Ibadah 

Nama : w_n
Pertanyaan :
Apa yang seharusnya dilakukan bagi seorang muslimah agar dapat mengorganisir waktu untuk ibadah .
Supaya dalam menjalani hari tetap pada koridor Allah tanpa ada rasa ngeluh karena banyak sekali batasan atau halangan yang tidak sepantasnya dilakukan seorang muslimah. Seperti WA an dgn lawan jenis, berkumpul dgn lawan jenis, dll

Jazakumullah

Jawaban
Bismillah 

Caranya agar dapat mengorganisir waktu untuk ibadah beribadah meski ramadhan telah usai, ada 2 cara yang mudah-mudahan bisa mewakili:

1. Dengan senantiasa menancapkan dalam hati bahwa Allah Ta'ala Maha Melihat apa yang kita kerjakan, dan akan kita pertanggung jawabkan semuanya, jika kebaikan akan mendapatkan ganjaran kebaikan, jika keburukan maka juga mendapatkan ganjaran keburukan.

2. Menjauhi teman buruk, dan mendekati teman yang rajin beribadah, karena seseorang tergantung agama temannya. 

Adapun WA an dgn lawan jenis, berkumpul dgn lawan jenis, dll maka silakan anda ganti dengan mengambil kesibukan kebaikan. Jika seseorang tidak sibuk dengan kebaikan, maka keburukan akan menyibukkannya.

Wallahu a'lam.
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Buang Angin Saat Tarawih, Apakah Harus Diulang Atau Lanjutkan?



Nama : Syalma
Pertanyaan : Bagaimana jika sedang melaksanakan sholat terawih dengan tidak sengaja buang angin, apakah sholatnya batal dan setelah kita wudhu kita harus mengulangnya atau melanjutkannya??

Terimakasih

Jawaban
Bismillah

Sebagaimana yang diketahui, shalat tarawih shalatnya setiap 2 raka'at, jika keluar angin, maka shalat yang 2 raka'at itu saja yang batal. Adapun shalat-shalat yang dilakukan yang lainnya tidak batal, cukup mengganti yang batal tersebut.

Wallahu a'lam

Sahkah Puasa Jika Sering Chatingan Dengan Lawan Jenis?



Sahkah Puasa Jika Sering Chatingan Bukan Mahram?

Assalamu'alaukum 
Nama : Anisa
Pertanyaan : Sah atau tidak kah seseorang yg berpuasa tapi masih sering chatingan sama lawan jenis...?
Di mohonkan jawabannya🙏🏻
Terimakasih🙏🏻

Jawaban
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Chatingan dengan lawan jenis tanpa alasan syar'i termasuk bentuk berdua-duaan yang dilarang.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ وَمَعَهَا ذُوْ مَحْرَمٍ.
“Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang wanita, kecuali si wanita itu bersama mahramnya".
[HR Al Bukhari dan Muslim]

Adapun puasanya tetap sah, tapi dikhawatirkan tidak mendapat pahala puasa hanya sekedar menahan lapar dan dahaga saja.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Cara Menyikapi Awal Ramadhan Bagi Wanita Haidh



Cara Menyikapi Awal Ramadhan Bagi Wanita Haidh

Nama : Ridha
Pertanyaan : bagaimana cara menyikapi awal bulan ramadhan bagi wanita yang sedang berhalangan?

Terimakasih

Jawaban 
Bismillah 
Menyikapinya sebagaimana kaum muslimin lainnya, dengam berbahagia, perbanyak beramal shalih dan jangan lupa kualitasnya.

Adapun ibadah semua bisa dilakukan kecuali shalat, puasa, tawaf, memegang langsung mushaf (tanpa alas), dan masuk masjid.

Untuk membaca al quran, silakan memakai alas, tanpa menyentuh langsung.

Wallahu a'lam.
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Hukum Mandi Malam Puasa Pertama Sebelum Tarawih



Hukum Mandi Malam Puasa Pertama Sebelum Tarawih

Nama : ifah AnnisaHamid
Pertanyaan :
Assalamualaikum ustadz, mau bertanya, apakah benar perlu mandi wajib saat tarawih di malam puasa pertama?

Jawaban
Bismillah
Tidak ada dalinya demikian, jika yang dimaksudkan mandi wajib.

Adapun mandi biasa karena memang ingin menghilangkan kotoran badan, maka tidak apa-apa.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc

Ramadhan Tiba, Qadho Puasa Belum Selesai


Ramadhan Berikutnya Datang, Qadho Puasa Belum Selesai

Nama: khairunnisa
Pertanyaan: 
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya ingin bertanya jika seorang mempunyai hutang puasa pada bulan ramadhan tahun sebelum nya apakah boleh membayarnya sehabis bulan ramadhan di tahun selanjut nya? Dan apakah puasanya tetap sah?
Terimakasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Jawaban 
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Dia harus bertaubat terlebih dahulu karena melalaikan kewajiban membayar hutang puasa sebelum masuk ramadhan, kemudian menggantinya setelah ramadhan, dan puasanya tetap sah

Wallahu a'lam 

Doa Diijabah, Tapi Lalai Kewajiban


Doa Diijabah, Tapi Lalai Kewajiban

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum
Nama: Ekaa
Pertanyaan
Dikatakan bahwa di bulan ramadhan semua do'a²nya di ijabah, sedangkan kita sibuk kerja tidak sempat melakukan kewajiban, entah lupa waktu,sibuk dll. Apa yg harus dilakukan agar tidak lalai dlm menjalankan kewajiban ?
Wassalamu'alaikum

Jawaban
Bismillah
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh
Banyak yang bisa dilakukan agar tidak lalai dalam menjalankan  kewajban salahsatunya adalah selalu ingat kematian

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ ». يَعْنِى الْمَوْتَ.
Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan”, yaitu kematian”. 
[HR. Tirmidzi].

Seseorang yang selalu mengingat kematian, dia akan selalu mengingat kewajiban-kewajibannya yang diwajibkan oleh Allah Ta'ala. Bagaimana tidak? Jika dia mati dalam keadaan tidak mengerjakan perintah-perintahNya, maka sungguh dia akan menyesal selama-selamanya setelah meninggal dunia, mendapatkan siksaan pedih, dan mempertanggung jawabkan umur yang telah dia lalui semasa hidupnya.

Berdoa dan doanya dikabulkan tapi dia meninggalkan kewajiban, dan ini adalah kemaksiatan, kemungkinan besar itu adalah istidroj.

Allah Ta’ala berfirman:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ
“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” 
[QS. Al An’am 6: 44]

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا رَأَيْتَ اللهَ تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيْهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنهُ اسْتِدْرَاجٌ
“Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.” 
[HR. Ahmad 4: 145]

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Hukum Menggabung Puasa Ramadhan, Qadho Dan Puasa Sunnah


Hukum Menggabung Puasa Ramadhan, Qadho Dan Puasa Sunnah

Nama : karina 
Pertanyaan : apakah boleh puasa qodo dibulan ramadhan digabung sama puasa sunah?

Bismillah 
Puasa qodho ramadhan hanya dilakukan di luar bulan ramadhan.

Tidak boleh seseorang berpuasa di bulan ramadhan menggabungkan puasa qodho yang pernah dia tinggalkan pada bulan ramadhan yang telah berlalu.

Adapun menggabungkan niat puasa qodho dengan puasa sunnah, ulama berbeda pendapat, yang kuat insyaAllah boleh menggabungkan niat puasa qodho dengan puasa sunah, selain puasa 6 hari di bulan syawal.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc

Wanita Haidh, Ibadahnya Di Bulan Ramadhan


Wanita Haidh, Ibadahnya Di Bulan Ramadhan

Bismillah, assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 
Nama: Nur Najmi
Pertanyaan: 
Ibadah apa aja yang dilakukan orang yang sedang haid pada bulan puasa? Mohon penjelasannya.

Jawaban
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Semua ibadah bisa dilakukan kecuali shalat, puasa, tawaf, memegang langsung mushaf (tanpa alas), dan masuk masjid.

Ibadah ada 5 pintunya yang bisa anda lakukan
1. Ibadah wajib seperti berbakti kepada orang tua dan lainnya.
2. Ibadah sunnah seperti sedekah dan lainnya.
3. Ibadah hati seperti bertawakkal dan  lainnya.
4. Meninggalkan maksiat (juga termasuk ibadah)
5. Mengerjakan sesuatu yang mubah menjadi ibadah seperti makan karena ingin kuat beribadah.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Berapa Jumlah Rakaat Tarawih?


Berapa Jumlah Rakaat Tarawih?

Assalamualaikum ustad, 

Saya ingin bertanya tentang hukum sholat tarwih? 

Dan berapa rakaat yg benar nya sesuai sunnah, 

Dan kebetulan saya bekerja di tempat orang dari jam sore sampai dengan malam, sholat wajib bisa, tapi kemungkinan tidak bisa mengerjakan sholat terawih berjamaah di masjid, 

Mohon penjelasannya ustad🙏🏼🌹

Jawaban
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Hukum shalat tarawih sunnah, dikerjakan berpahala dan tidak dikerjakan tidak berdosa, tapi rugi menyia-nyiakan waktu berharga bulan ramadhan di mana shalat tarawih hanya ada pada bulan ramadhan.

Jumlah rakaatnya, ulama berbeda pendapat, tapi jika dikerjakan 8 rakaat tidak masalah, dan jika 20 rakaat tidak masalah.

Kalau bisa, minta libur untuk ramadhan saja, kalau memang tidak bisa dan membahayakan kehidupan biaya hidup anda maka tidak apa-apa.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Sebab Dosa Lebih Besar Di Ramadhan


Sebab Dosa Lebih Besar Di Ramadhan

Nama : nazmi
Pertanyaan :
Kenapa dosa di bulan puasa lebih berat dibanding bulan lainnya? Apa sebab dan alasan nya?

Jawaban
Bismillah 

Berkata Syaikh bin Baz rahimahullah 

فاذا كان الشهر فاضلا والمكان فاضلا ضوعفت فيه الحسنات ، وعظم فيه إثم السيئات ، فسيئة في رمضان أعظم إثما من السيئة في غيره ، كما أن طاعة في رمضان أكثر ثوابا عند الله من طاعة في غيره ، ولما كان رمضان بتلك المنزلة العظيمة كان للطاعة فيه فضل عظيم ومضاعفة كثيرة وكان إثم المعاصي فيه أشد وأكبر من إثمها في غيره
Apabila datang satu bulan yang mulia atau tempat mulia maka pahala kebaikan dilipatkan, dan dosa maksiat nilainya besar. Karena itu, perbuatan maksiat di bulan ramadhan, dosanya lebih besar dari pada perbuatan maksiat di luar ramadhan. Sebagaimana ketaatan di bulan ramadhan, pahalanya lebih banyak di sisi Allah, dari pada ketaatan di luar ramadhan. Mengingat ramadhan memiliki kedudukan yang sangat agung, maka ketaatan di dalamnya memiliki keutamaan yang besar dan dilipatkan sampai banyak sekali. Sebaliknya, dosa maksiat ketika itu, lebih besar dibandingkan dosa maksiat di luar bulan itu. (Majmu’ Fatawa Ibn Baz, 14/440

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Cara Agar Tetap Istiqomah Juga Di Luar Ramadhan


Cara Agar Tetap Istiqomah Juga Di Luar Ramadhan

Assalamualaikum .. Izin bertanya
Nama : Nia
Pertanyaan : 
Gimna caranya kita agar tetap istiqomah dlm ibadah? 
Tidak hnya di bulan ramadhan saja, jdi meskipun ramadhan usai kita masih smngt beribadahnya.
Terimakasih

Jawaban 
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Kita hidup di dunia adalah hamba Allah Ta'ala dimanapun dan kapanpun, kita hamba Allah Ta'ala bukan hanya pada  bulan ramadhan, tapi juga di luar ramadhan.

Makanya disebutkan:

كونوا ربانيين ولا تكونوا رمضانيين
"Jadilah hamba Allah dimanapun, bukan hanya pada bulan ramadhan"

Caranya agar tetap istiqomah beribadah meski ramadhan telah usai, ada 2 cara, mudahan bisa mewakili:

1. Dengan senantiasa menancapkan dalam hati bahwa Allah Ta'ala Maha Melihat apa yang kita kerjakan, dan akan kita pertanggung jawabkan semuanya, jika kebaikan akan mendapatkan ganjaran kebaikan, jika keburukan maka juga mendapatkan ganjaran keburukan.
2. Menjauhi teman buruk, dab mendekati teman yang rajin beribadah, karena seseorang tergantung agamanya.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Setelah Tarawih, Shalat Witir Sama Imam Atau Di Rumah Saja?


Setelah Tarawih, Shalat Witir Sama Imam Atau Di Rumah Saja?

Setelah Tarawih, Shalat Witir Sama Imam Atau Di Rumah Saja?

Assalamualaikum..
Izin bertanya..

Nama : Desi

Pertanyaan :
Bila lepas sholat tarawih kn lgsg sholat witir.. 
Yang ingin saya tanyakn lebih baik sholat witir dimusholla/masjid? Atau lebih baik drmah krna biar bisa sholat tahajud
Terimakasih
Wassalamualaikum

Jawaban 
Bismillah
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh  

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﻗَﺎﻡَ ﻣَﻊَ ﺍْﻹِﻣَﺎﻡِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻨْﺼَﺮِﻑَ ﻛُﺘِﺐَ ﻟَﻪُ ﻗِﻴَﺎﻡُ ﻟَﻴْﻠَﺔ
“Barang siapa salat malam bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) salat satu malam (penuh).
[HR Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah, Shahih Al Albani]

Dari hadits ini menunjukkan bahwa untuk mendapatkan pahala full, maka ikut imam sampai selesai witir.

Adapun jika seseorang telah shalat witir setelah tarawih, maka tidak shalat witir lagi setelah shalat tahajjud nanti, karena shalat witir hanya bisa dilakukan satu kali dalam satu malam.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

ﻻَ ﻭِﺗْﺮَﺍﻥِ ﻓِﻲْ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ
“Tidak ada dua witir dalam satu malam.”
[HR. Abu Dawud]

Dan tetap boleh shalat tahajjud meski telah melakukan shalat witir setelah shalat tarawih

Imam An-Nawawi berkata:

ﺇﺫﺍ ﺃﻭﺗﺮ ﺛﻢ ﺃﺭﺍﺩ ﺃﻥ ﻳﺼﻠﻲ ﻧﺎﻓﻠﺔ ﺃﻡ ﻏﻴﺮﻫﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺟﺎﺯ ﺑﻼ ﻛﺮﺍﻫﺔ ﻭﻻ ﻳﻌﻴﺪ ﺍﻟﻮﺗﺮ
“Jila seseorang telah mengerjakan shalat witir kemudian ingin mengerjakan shalat sunah lagi pada malam harinya, hukumnya boleh dan tidak makruh, tetapi tidak mengulang salat witir lagi"
[Al-Majmu’ Syarh Al-Muahadzab 3/512]

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Permainan Melalaikan, Apalagi Di Bulan Ramadhan


Permainan Melalaikan Apalagi Di Bulan Ramadhan

Nama : Alvianti
Ijin bertanya
Apa dan seperti apa yg dmaksud dgn permainan2 dlm menyambut bulan ramadhan

Jawaban 
Bismillah 

Permainan apa saja yang dapat melalaikan, seperti game, catur, domino, main kartu, dan lainnya yang dapat mencuri waktu-waktu berharga kita di bulan ramadhan

Wallahu a'lam 
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Dosa Apa Yang Diampuni Dari Amalan Shalih?


Dosa Apa Yang Diampuni Dari Amalan Shalih?

Assalamualaikum..
Izin bertanya..

Nama : Putri

Pertanyaan :
Pada penjelasan diatas dekat akhir akhir itu mengenai "dosa besar yang dilakukan dibulan ramadhan", yaitu misalnya melakukan hal yang sia-sia. Itu dikatakan bahwa ancamannya akan lebih dahsyat dan tetap amat berat ancamannya. Nah saya kurang mengerti di penjelasan ini, bukannya dikatakan diatas bahwa bulan ramadhan ini bulan penuh ampunan dan ampunan dosa yang luar biasa bagi siapapun yang berpuasa. Nah jadi bagaimana menurut anda apakah orang yang berpuasa jika melakukan hal yang sia-sia / melakukan dosa tersebut akan mendapatkan ancaman yang berat ? Atau dosa dosa nya tersebut akan di ampuni ? Mohon penjelasannya.. Terimakasih .

Jawaban:

Bismilllah

Dosa-dosa yang diampuni dari amalan-amalan yang telah kita sebutkan adalah dosa-dosa kecil, jika kita benar-benar berpuasa, berqiyam, dan menegakkan lailatul qadr, karena beriman kepada Allah dan mengharapkan pahala.

Adapun dosa-dosa besar maka harus dengan taubat nasuha, tidak sekedar melakukan amalan yang kita sebutkan tadi. Jika meninggal dunia tanpa taubat nasuha sebelumnya, maka akan mendapatkan siksa pedih di akhirat karena tidak sekedar melakukan dosa, tapi juga dilakukannya di bulan mulia ini.

Kutipan pelajaran kita "Jangan sampai melakukan kesia-siaan apatahlagi dosa, karena dosa yang dilakukan di bulan ramadhan jauh lebih dahsyat ancamannya". Kita tidak katakan pekerjaan sia-sia berdosa, hanya saja meninggalkan yang sia-sia itu bentuk kesempurnaan islam seseorang, apalagi di bulan ramadhan musim kebaikan, tidak pantas untuk kita melakukan kesia-siaan.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Cara Mudah Taat Kepada Allah


Cara Mudah Taat

Pertanyaan ❓
[Dari Lesmualiadi Saragih / Pematang Siantar]

Assalamuallaikum Bagaimana cara nya agar mudah untuk menjalankan apa yang di perintahkan Allah SWT, dan menjauhi apa yg dilarang oleh Allah SWT..

===
Jawaban💡

Bismillah
Apa yang Allah Ta'ala perintahkan untuk kita kerjakan dan yang dilarang untuk kita jauhi itu tidaklah melampaui batas kemampuan kita, Allah Ta'ala berfirman:

لَا یُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۚ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَعَلَیۡهَا مَا ٱكۡتَسَبَتۡ
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Orang itu mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya".[Qs 2:286]

Dan juga firmanNya:

لَا یُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا مَاۤ ءَاتَىٰهَاۚ سَیَجۡعَلُ ٱللَّهُ بَعۡدَ عُسۡرࣲ یُسۡرࣰا
"Allah tidak membebani kepada seseorang melainkan sesuai dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah akan memberikan kemudahan setelah kesusahan". [Qs 65:7]

Hanya saja kadang kita anggap perintah tidak bisa kita lakukan dan larangan tidak bisa kita jauhi karena  beberapa sebab, diantaranya:

1. Teman yang buruk, maka selayaknya kita memilih teman-teman yang bisa selalu mengingatkan kita kepada Allah Ta'ala.

قَالَ الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
"Seseorang itu bergantung dengan agama teman gaulnya, maka hendaklah salah seorang melihat siapa yang menjadi teman gaulnya." [HR Abu Daud 4193, At Tirmidzi 2300, Hadits Hasan].

2. Kurang mengetahui keutamaan atau urgensi dari perintah yang dikerjakan dan adzab atau siksa dari larangan yang dilakukan, maka semestinya kita membaca buku-buku yang menjelaskan hal tersebut dan menghadiri majlis-majlis ilmu.

3. Banyak berdoa terutama doa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ بِيَدِهِ وَقَالَ يَا مُعَاذُ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّكَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّكَ فَقَالَ أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ لَا تَدَعَنَّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ تَقُولُ اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Dari Mu'adz bin Jabal bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menggandeng tangannya dan berkata: "Wahai Mu'adz, demi Allah, aku mencintaimu." Kemudian beliau berkata: "Aku wasiatkan kepadamu wahai Mu'adz, janganlah engkau tinggalkan setiap akhir shalat untuk mengucapkan, "ALLAAHUMMA A'INNII 'ALAA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI 'IBAADATIK" (Ya Allah, bantulah aku untuk berdzikir dan bersyukur kepadaMu serta beribadah kepadaMu dengan baik.)". [HR Abu Dawud 1522 dan An Nasai 1303].

Semoga Allah Ta'ala membantu kita semua agar mudah menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya. Aamiin

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc