Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan

Buang Angin Saat Tarawih, Apakah Harus Diulang Atau Lanjutkan?



Nama : Syalma
Pertanyaan : Bagaimana jika sedang melaksanakan sholat terawih dengan tidak sengaja buang angin, apakah sholatnya batal dan setelah kita wudhu kita harus mengulangnya atau melanjutkannya??

Terimakasih

Jawaban
Bismillah

Sebagaimana yang diketahui, shalat tarawih shalatnya setiap 2 raka'at, jika keluar angin, maka shalat yang 2 raka'at itu saja yang batal. Adapun shalat-shalat yang dilakukan yang lainnya tidak batal, cukup mengganti yang batal tersebut.

Wallahu a'lam

Sahkah Puasa Jika Sering Chatingan Dengan Lawan Jenis?



Sahkah Puasa Jika Sering Chatingan Bukan Mahram?

Assalamu'alaukum 
Nama : Anisa
Pertanyaan : Sah atau tidak kah seseorang yg berpuasa tapi masih sering chatingan sama lawan jenis...?
Di mohonkan jawabannya🙏🏻
Terimakasih🙏🏻

Jawaban
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Chatingan dengan lawan jenis tanpa alasan syar'i termasuk bentuk berdua-duaan yang dilarang.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ وَمَعَهَا ذُوْ مَحْرَمٍ.
“Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang wanita, kecuali si wanita itu bersama mahramnya".
[HR Al Bukhari dan Muslim]

Adapun puasanya tetap sah, tapi dikhawatirkan tidak mendapat pahala puasa hanya sekedar menahan lapar dan dahaga saja.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Cara Menyikapi Awal Ramadhan Bagi Wanita Haidh



Cara Menyikapi Awal Ramadhan Bagi Wanita Haidh

Nama : Ridha
Pertanyaan : bagaimana cara menyikapi awal bulan ramadhan bagi wanita yang sedang berhalangan?

Terimakasih

Jawaban 
Bismillah 
Menyikapinya sebagaimana kaum muslimin lainnya, dengam berbahagia, perbanyak beramal shalih dan jangan lupa kualitasnya.

Adapun ibadah semua bisa dilakukan kecuali shalat, puasa, tawaf, memegang langsung mushaf (tanpa alas), dan masuk masjid.

Untuk membaca al quran, silakan memakai alas, tanpa menyentuh langsung.

Wallahu a'lam.
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Ramadhan Tiba, Qadho Puasa Belum Selesai


Ramadhan Berikutnya Datang, Qadho Puasa Belum Selesai

Nama: khairunnisa
Pertanyaan: 
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya ingin bertanya jika seorang mempunyai hutang puasa pada bulan ramadhan tahun sebelum nya apakah boleh membayarnya sehabis bulan ramadhan di tahun selanjut nya? Dan apakah puasanya tetap sah?
Terimakasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Jawaban 
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Dia harus bertaubat terlebih dahulu karena melalaikan kewajiban membayar hutang puasa sebelum masuk ramadhan, kemudian menggantinya setelah ramadhan, dan puasanya tetap sah

Wallahu a'lam 

Hukum Mengingatkan Sahur Dan Buka Bukan Mahram


Hukum Mengingatkan Sahur Dan Buka Bukan Mahram

Assalamualaikum
Nama: Nuranisyah
Pertanyaan: bagaimana  puasa seseorang jika seseorang itu selalu mengingatkan sahur dan buka pada lawan jenis nya. Padahal mereka tidak ada ikatan apa apa, contohnya seperti teman cowok bergaul dengan teman cewek nya

Jawaban
Bismillah 
Puasa tetap sah, tapi dia berdosa karena melakukan perbuatan yang diharamkan yaitu mendekati zina.

(وَلَا تَقۡرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰۤۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَـٰحِشَةࣰ وَسَاۤءَ سَبِیلࣰا
"Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk"
[Surat Al-Isra' 32]

Dan termasuk jalan menuju zina adalah melakukan hal sebagaimana yang disebutkan penanya.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Hukum Menggabung Puasa Ramadhan, Qadho Dan Puasa Sunnah


Hukum Menggabung Puasa Ramadhan, Qadho Dan Puasa Sunnah

Nama : karina 
Pertanyaan : apakah boleh puasa qodo dibulan ramadhan digabung sama puasa sunah?

Bismillah 
Puasa qodho ramadhan hanya dilakukan di luar bulan ramadhan.

Tidak boleh seseorang berpuasa di bulan ramadhan menggabungkan puasa qodho yang pernah dia tinggalkan pada bulan ramadhan yang telah berlalu.

Adapun menggabungkan niat puasa qodho dengan puasa sunnah, ulama berbeda pendapat, yang kuat insyaAllah boleh menggabungkan niat puasa qodho dengan puasa sunah, selain puasa 6 hari di bulan syawal.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc

Wanita Haidh, Ibadahnya Di Bulan Ramadhan


Wanita Haidh, Ibadahnya Di Bulan Ramadhan

Bismillah, assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 
Nama: Nur Najmi
Pertanyaan: 
Ibadah apa aja yang dilakukan orang yang sedang haid pada bulan puasa? Mohon penjelasannya.

Jawaban
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Semua ibadah bisa dilakukan kecuali shalat, puasa, tawaf, memegang langsung mushaf (tanpa alas), dan masuk masjid.

Ibadah ada 5 pintunya yang bisa anda lakukan
1. Ibadah wajib seperti berbakti kepada orang tua dan lainnya.
2. Ibadah sunnah seperti sedekah dan lainnya.
3. Ibadah hati seperti bertawakkal dan  lainnya.
4. Meninggalkan maksiat (juga termasuk ibadah)
5. Mengerjakan sesuatu yang mubah menjadi ibadah seperti makan karena ingin kuat beribadah.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Berapa Jumlah Rakaat Tarawih?


Berapa Jumlah Rakaat Tarawih?

Assalamualaikum ustad, 

Saya ingin bertanya tentang hukum sholat tarwih? 

Dan berapa rakaat yg benar nya sesuai sunnah, 

Dan kebetulan saya bekerja di tempat orang dari jam sore sampai dengan malam, sholat wajib bisa, tapi kemungkinan tidak bisa mengerjakan sholat terawih berjamaah di masjid, 

Mohon penjelasannya ustad🙏🏼🌹

Jawaban
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Hukum shalat tarawih sunnah, dikerjakan berpahala dan tidak dikerjakan tidak berdosa, tapi rugi menyia-nyiakan waktu berharga bulan ramadhan di mana shalat tarawih hanya ada pada bulan ramadhan.

Jumlah rakaatnya, ulama berbeda pendapat, tapi jika dikerjakan 8 rakaat tidak masalah, dan jika 20 rakaat tidak masalah.

Kalau bisa, minta libur untuk ramadhan saja, kalau memang tidak bisa dan membahayakan kehidupan biaya hidup anda maka tidak apa-apa.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Sebab Dosa Lebih Besar Di Ramadhan


Sebab Dosa Lebih Besar Di Ramadhan

Nama : nazmi
Pertanyaan :
Kenapa dosa di bulan puasa lebih berat dibanding bulan lainnya? Apa sebab dan alasan nya?

Jawaban
Bismillah 

Berkata Syaikh bin Baz rahimahullah 

فاذا كان الشهر فاضلا والمكان فاضلا ضوعفت فيه الحسنات ، وعظم فيه إثم السيئات ، فسيئة في رمضان أعظم إثما من السيئة في غيره ، كما أن طاعة في رمضان أكثر ثوابا عند الله من طاعة في غيره ، ولما كان رمضان بتلك المنزلة العظيمة كان للطاعة فيه فضل عظيم ومضاعفة كثيرة وكان إثم المعاصي فيه أشد وأكبر من إثمها في غيره
Apabila datang satu bulan yang mulia atau tempat mulia maka pahala kebaikan dilipatkan, dan dosa maksiat nilainya besar. Karena itu, perbuatan maksiat di bulan ramadhan, dosanya lebih besar dari pada perbuatan maksiat di luar ramadhan. Sebagaimana ketaatan di bulan ramadhan, pahalanya lebih banyak di sisi Allah, dari pada ketaatan di luar ramadhan. Mengingat ramadhan memiliki kedudukan yang sangat agung, maka ketaatan di dalamnya memiliki keutamaan yang besar dan dilipatkan sampai banyak sekali. Sebaliknya, dosa maksiat ketika itu, lebih besar dibandingkan dosa maksiat di luar bulan itu. (Majmu’ Fatawa Ibn Baz, 14/440

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Cara Agar Tetap Istiqomah Juga Di Luar Ramadhan


Cara Agar Tetap Istiqomah Juga Di Luar Ramadhan

Assalamualaikum .. Izin bertanya
Nama : Nia
Pertanyaan : 
Gimna caranya kita agar tetap istiqomah dlm ibadah? 
Tidak hnya di bulan ramadhan saja, jdi meskipun ramadhan usai kita masih smngt beribadahnya.
Terimakasih

Jawaban 
Bismillah 
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh 

Kita hidup di dunia adalah hamba Allah Ta'ala dimanapun dan kapanpun, kita hamba Allah Ta'ala bukan hanya pada  bulan ramadhan, tapi juga di luar ramadhan.

Makanya disebutkan:

كونوا ربانيين ولا تكونوا رمضانيين
"Jadilah hamba Allah dimanapun, bukan hanya pada bulan ramadhan"

Caranya agar tetap istiqomah beribadah meski ramadhan telah usai, ada 2 cara, mudahan bisa mewakili:

1. Dengan senantiasa menancapkan dalam hati bahwa Allah Ta'ala Maha Melihat apa yang kita kerjakan, dan akan kita pertanggung jawabkan semuanya, jika kebaikan akan mendapatkan ganjaran kebaikan, jika keburukan maka juga mendapatkan ganjaran keburukan.
2. Menjauhi teman buruk, dab mendekati teman yang rajin beribadah, karena seseorang tergantung agamanya.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Setelah Tarawih, Shalat Witir Sama Imam Atau Di Rumah Saja?


Setelah Tarawih, Shalat Witir Sama Imam Atau Di Rumah Saja?

Setelah Tarawih, Shalat Witir Sama Imam Atau Di Rumah Saja?

Assalamualaikum..
Izin bertanya..

Nama : Desi

Pertanyaan :
Bila lepas sholat tarawih kn lgsg sholat witir.. 
Yang ingin saya tanyakn lebih baik sholat witir dimusholla/masjid? Atau lebih baik drmah krna biar bisa sholat tahajud
Terimakasih
Wassalamualaikum

Jawaban 
Bismillah
Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh  

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﻗَﺎﻡَ ﻣَﻊَ ﺍْﻹِﻣَﺎﻡِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻨْﺼَﺮِﻑَ ﻛُﺘِﺐَ ﻟَﻪُ ﻗِﻴَﺎﻡُ ﻟَﻴْﻠَﺔ
“Barang siapa salat malam bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) salat satu malam (penuh).
[HR Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah, Shahih Al Albani]

Dari hadits ini menunjukkan bahwa untuk mendapatkan pahala full, maka ikut imam sampai selesai witir.

Adapun jika seseorang telah shalat witir setelah tarawih, maka tidak shalat witir lagi setelah shalat tahajjud nanti, karena shalat witir hanya bisa dilakukan satu kali dalam satu malam.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

ﻻَ ﻭِﺗْﺮَﺍﻥِ ﻓِﻲْ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ
“Tidak ada dua witir dalam satu malam.”
[HR. Abu Dawud]

Dan tetap boleh shalat tahajjud meski telah melakukan shalat witir setelah shalat tarawih

Imam An-Nawawi berkata:

ﺇﺫﺍ ﺃﻭﺗﺮ ﺛﻢ ﺃﺭﺍﺩ ﺃﻥ ﻳﺼﻠﻲ ﻧﺎﻓﻠﺔ ﺃﻡ ﻏﻴﺮﻫﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺟﺎﺯ ﺑﻼ ﻛﺮﺍﻫﺔ ﻭﻻ ﻳﻌﻴﺪ ﺍﻟﻮﺗﺮ
“Jila seseorang telah mengerjakan shalat witir kemudian ingin mengerjakan shalat sunah lagi pada malam harinya, hukumnya boleh dan tidak makruh, tetapi tidak mengulang salat witir lagi"
[Al-Majmu’ Syarh Al-Muahadzab 3/512]

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Permainan Melalaikan, Apalagi Di Bulan Ramadhan


Permainan Melalaikan Apalagi Di Bulan Ramadhan

Nama : Alvianti
Ijin bertanya
Apa dan seperti apa yg dmaksud dgn permainan2 dlm menyambut bulan ramadhan

Jawaban 
Bismillah 

Permainan apa saja yang dapat melalaikan, seperti game, catur, domino, main kartu, dan lainnya yang dapat mencuri waktu-waktu berharga kita di bulan ramadhan

Wallahu a'lam 
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Dosa Apa Yang Diampuni Dari Amalan Shalih?


Dosa Apa Yang Diampuni Dari Amalan Shalih?

Assalamualaikum..
Izin bertanya..

Nama : Putri

Pertanyaan :
Pada penjelasan diatas dekat akhir akhir itu mengenai "dosa besar yang dilakukan dibulan ramadhan", yaitu misalnya melakukan hal yang sia-sia. Itu dikatakan bahwa ancamannya akan lebih dahsyat dan tetap amat berat ancamannya. Nah saya kurang mengerti di penjelasan ini, bukannya dikatakan diatas bahwa bulan ramadhan ini bulan penuh ampunan dan ampunan dosa yang luar biasa bagi siapapun yang berpuasa. Nah jadi bagaimana menurut anda apakah orang yang berpuasa jika melakukan hal yang sia-sia / melakukan dosa tersebut akan mendapatkan ancaman yang berat ? Atau dosa dosa nya tersebut akan di ampuni ? Mohon penjelasannya.. Terimakasih .

Jawaban:

Bismilllah

Dosa-dosa yang diampuni dari amalan-amalan yang telah kita sebutkan adalah dosa-dosa kecil, jika kita benar-benar berpuasa, berqiyam, dan menegakkan lailatul qadr, karena beriman kepada Allah dan mengharapkan pahala.

Adapun dosa-dosa besar maka harus dengan taubat nasuha, tidak sekedar melakukan amalan yang kita sebutkan tadi. Jika meninggal dunia tanpa taubat nasuha sebelumnya, maka akan mendapatkan siksa pedih di akhirat karena tidak sekedar melakukan dosa, tapi juga dilakukannya di bulan mulia ini.

Kutipan pelajaran kita "Jangan sampai melakukan kesia-siaan apatahlagi dosa, karena dosa yang dilakukan di bulan ramadhan jauh lebih dahsyat ancamannya". Kita tidak katakan pekerjaan sia-sia berdosa, hanya saja meninggalkan yang sia-sia itu bentuk kesempurnaan islam seseorang, apalagi di bulan ramadhan musim kebaikan, tidak pantas untuk kita melakukan kesia-siaan.

Wallahu a'lam
🖋 Sayyid Syadly Lc 

Ramadhan Luar Biasa


Ramadhan, Luar Biasa

Tahukah anda bahwa ramadhan adalah bulan penuh dengan kerberkahan? Hari-harinya sedikit tapi yang Allah Ta'ala siapkan dari kebaikan di bulan ini dari bulan lainnya untuk hamba-hambanya sangatlah banyak, mari kita simak penjelasan di bawah ini: 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبَشِّرُ أَصْحَابَهُ قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan kabar gembira kepada sahabatnya seraya bersabda, "Telah datang kepada kalian bulan ramadhan, bulan yang penuh berkah"
[HR An Nasai 2106 dan Ahmad 8631, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani rahimahumullah]

Mungkin ada sebagian dari kita belum tahu bahwa pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu, dalam lanjutan hadits di atas disebutkan bahwa:

يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ 
"Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu Jahannam ditutup, setan-setan dibelenggu."

Ramadhan adalah bulan yang terdapat padanya malam kemuliaan lebih baik dari 1000 bulan. Lanjutan hadits di atas:

فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
"Pada bulan itu ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, maka barangsiapa terhalang darinya sungguh ia telah terhalang dari kebaikan".

Dan inilah malam lailatul qadr, malam yang sepantasnya dinikmati bagi setiap mukmin untuk mendapatkan kemuliaan di dalamnya, dengan bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah Ta'ala.

Kita tahu bahwa segala yang berhubungan dengan al quran akan menjadi mulia, al quran turun melalui perantara malaikat jibril maka menjadilah malaikat termulia, al quran turun kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam maka menjadilah beliau manusia termulia, al quran turun di zaman sahabat menjadilah mereka generasi termulia, al quran diperuntukkan kaum muslimin menjadilah kaum termulia, apatah lagi mereka yang mempelajarinya dan mengajarkannya, al quran turun di mekkah maka menjadilah mekkah tempat termulia, begitu pula al quran turun di bulan ramadhan menjadilah ramadhan bulan termulia, Allah Ta'ala berfirman:

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِیۤ أُنزِلَ فِیهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدࣰى لِّلنَّاسِ وَبَیِّنَـٰتࣲ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِ
"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)."
[Qs Al-Baqarah 185]

Untuk itu, semestinya seorang muslim lebih banyak berinteraksi dengan al quran di bulan ramadhan, agar termasuk golongan termulia di bulan termulia sebab membaca kitab yang paling mulia.

Dalam ayat-ayat tentang ramadhan dan puasa pada surah al baqarah, terdapat ayat khusus tentang berdoa, di mana merupakan isyarat bahwa di bulan ramadhan adalah bulan untuk memperbanyak berdoa, dan mustajabnya doa lebih kuat, Allah 'Azza wa Jalla berfirman: 

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِی عَنِّی فَإِنِّی قَرِیبٌۖ أُجِیبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡیَسۡتَجِیبُوا۟ لِی وَلۡیُؤۡمِنُوا۟ بِی لَعَلَّهُمۡ یَرۡشُدُونَ
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran."
[Qs Al-Baqarah 186]

Ramadhan dalah bulan pada setiap malamnya ada yang Allah Ta'ala bebaskan dari neraka, sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ
”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” 
[HR. Al Bazaar,  Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (10/149) mengatakan perawi-perawinya tsiqoh (terpercaya)].

Tatkala Allah Ta'ala memberikan ampunan kepada siapa yang berpuasa asyuro dengan ampunan selama setahun yang lalu, dan puasa arafah dengan ampunan selama 2 tahun, setahun lalu dan setahun kemudian, Allah Ta'ala memberi ampunan tanpa batas kepada hamba-hambaNya yang berpuasa karena keimanan dan mengharapkan pahala dariNya di bulan ramadhan.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
”Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni”. 
[HR. Bukhari 38 dan Muslim 760)

Ini merupakan keutamaan yang sangat besar, karena di dalam hadits tidak disebutkan batas pengampunan Allah Ta'ala.

Ramadhan di antara ramadhan berikutnya dosa-dosa kecil terampuni, kecuali dosa besar harus dengan taubat nasuha, dalam hadits:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalat lima waktu dan shalat Jum'at ke Jum'at berikutnya, dan Ramadlan ke Ramadlan berikutnya adalah penghapus untuk dosa antara keduanya apabila dia menjauhi dosa besar." [HR Muslim 233] 

Ramadhan adalah bulan puasa, bulan dimana rukun diantara rukun-rukun islam diwajibkan, ayat yang sering kita dengar, baca, bahkan kadang kita sendiri yang sampaikan kepada orang lain, yaitu hadits yang terkenal dengan hadits jibril yang bertanya tentang islam, iman dan ihsan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

الْإِسْلَامُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتُقِيمَ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنْ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيلًا
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasalam menjawab: "Islam adalah Kesaksian bahwa tidak ada sembahan (yang berhak disembah) kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan puasa Ramadhan, serta haji ke Baitullah jika kamu mampu 
[HR Muslim 8]

Seseorang kadang tidak kuat berpuasa di luar bulan ramadhan, tapi ketika ramadhan datang, diapun menjadi kuat berpuasa, karena kebaikan-kebaikan yang Allah Ta'ala beri pada ramadhan, dan banyaknya orang yang berpuasa sehingga menguatkan dirinya juga ikut berpuasa. 

Disebutkan bahwa pahala seseorang ketika berpuasa satu hari saja maka pahalanya sama dengan 10 hari. 

Dalilnya keumuman ayat Allah Ta'ala tentang setiap kebaikan diganjar dengan 10 kali lipat pahala

مَن جَاۤءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ وَمَن جَاۤءَ بِٱلسَّیِّئَةِ فَلَا یُجۡزَىٰۤ إِلَّا مِثۡلَهَا وَهُمۡ لَا یُظۡلَمُونَ
"Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizhalimi)."
[Qs Al-An'am 160]

Dan sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam tentang puasa 6 hari di bulan syawal:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, maka yang demikian itu seolah-olah berpuasa sepanjang tahun." 
[HR Muslim 1164]

Berarti ramadhan selama sebulan seseorang berpuasa dikali 10 sama dengan 10 bulan, dan ditambah 6 hari dikali 10 sama dengan 60 hari atau 2 bulan, semuanya 12 bulan atau satu tahun.

Ramadhan adalah bulan di mana umrah di dalamnya seperti berhaji bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
لَمَّا رَجَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ حَجَّتِهِ قَالَ لِأُمِّ سِنَانٍ الْأَنْصَارِيَّةِ مَا مَنَعَكِ مِنْ الْحَجِّ قَالَتْ أَبُو فُلَانٍ تَعْنِي زَوْجَهَا كَانَ لَهُ نَاضِحَانِ حَجَّ عَلَى أَحَدِهِمَا وَالْآخَرُ يَسْقِي أَرْضًا لَنَا قَالَ فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً أَوْ حَجَّةً مَعِي
Dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata: "Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kembali dari pelaksanaan hajinya, Beliau berkata kepada Ummu Sinan Al Anshariyyah: "Apa yang menghalangimu untuk menunaikan haji?". Wanita itu berkata: "Bapak si fulan, yang ia maksud suaminya, memiliki dua ekor unta yang salah satunya sering digunakan untuk menunaikan haji sedangkan unta yang satunya lagi digunakan untuk mencari air minum buat kami". Beliau bersabda: "'Umrah pada bulan Ramadhan sebanding dengan haji atau haji bersamaku". 
[HR Al Bukhari 1863 dan Muslim 1256]

Wallahu a'lam
✒ Sayyid Syadly, Lc

Orang Puasa Itu, Dimuliakan



Orang Puasa Itu, Dimuliakan!

Kemuliaan orang berpuasa yang Allah Ta'ala berikan sangatlah banyak, diantaranya adalah mendapatkan pahala yang tak terhingga, di mana setiap orang yang beramal shalih mendapatkan sepuluh kali lipat pahala hingga 700 kali dari amalan yang dilakukannya, kecuali puasa dimana Allah Ta'ala tidak membatasinya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
"Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya. Satu macam kebaikan diberi pahala sepuluh hingga tujuh ratus kali. Allah 'azza wajalla berfirman; 'Selain puasa, karena puasa itu adalah bagi-Ku dan Akulah yang akan memberinya pahala. Sebab, ia telah meninggalkan nafsu syahwat dan nafsu makannya karena-Ku.' Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan. Kebahagiaan ketika ia berbuka, dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan Rabb-Nya. Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada wanginya kesturi."
[HR Muslim 1151]

Dalam hadits ini disebutkan beberapa keutamaan lainnya selain dari pahala tanpa batas tersebut, diantaranya kebahagiaan bagi orang berpuasa, bahagia ketika berbuka dan bahagia ketika bertemu dengan Allah Ta'ala, kemudian bau mulut mereka lebih harum di sisi Allah Ta'ala dari keharuman yang paling harum yaitu keharuman kesturi.

Orang yang berpuasa juga adalah orang yang bersabar, bersabar menahan lapar, haus, nafsu, marah, dan lainnya, di mana keutamaan orang yang bersabar sangat banyak disebutkan dalam al quran maupun as sunnah, diantaranya adalah:

إِنَّمَا یُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجۡرَهُم بِغَیۡرِ حِسَابࣲ
Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.
[Qs Az-Zumar 10]

Kemuliaan yang lain adalah mendapatkan penghargaan khusus dengan memasuki pintu khusus bagi mereka yang berpuasa.

Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ
“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya”
[HR. Bukhari 1896 dan Muslim 1152].

Kemudian kemuliaan lainnya adalah puasa akan memberi syafaat.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ ﻭَﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ ﻳَﺸْﻔَﻌَﺎﻥِ ﻟِﻠْﻌَﺒْﺪِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ، ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ : ﺃَﻱْ ﺭَﺏِّ، ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻄَّﻌَﺎﻡَ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ﺑِﺎﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ : ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻨَّﻮْﻡَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻴْﻞِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻴُﺸَﻔَّﻌَﺎﻥِ
“Amalan puasa dan membaca Al-Qur’an akan memberi syafa’at bagi seorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya. Dan Al-Qur’an berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafa’at.”
[HR. Ahmad, Shahih]

Puasa sebagai perisai, di mana perisai sebagaimana kita ketahui adalah untuk membentengi diri, dan puasa ini sebagai perisai membentengi diri dari neraka Allah Ta'ala.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda:

قَالَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ : الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ، وَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
“Rabb kita ‘azza wa jalla berfirman, Puasa adalah perisai, yang dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka, dan puasa itu untuk-Ku, Aku-lah yang akan membalasnya”
[H.R. Ahmad, shahih].

Inilah beberapa kemuliaan untuk orang berpuasa yang dikaruniakan oleh Allah Ta'ala.

Dan masih banyak lagi.

Wallahu a'lam
✒ Sayyid Syadly Lc